May 25, 2024

Berikut fakta Warga Negara Indonesia (WNI) yang mabuk dan memukul pramugara di pesawat Turkish Airlines. Diberitakan sebelumnya, Pesawat Turkish Airlines dengan rute peneribangan Istanbul (Turki) dengan tujuan Bandara Udara Soekarno Hatta Cengkareng (Indonesia) harus melakukan divert (pendaratan yang bukan tujuannya) di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara pada Selasa (11/10/2022) sekitar pukul 15.32 WIB. Menurut informasi yang beredar di media sosial, pesawat harus melakukan divert disebabkan oleh adanyanya kejadian seorang penumpang pesawat yang mengamuk.

Kejadian tersebut membuatnya dihajar oleh penumpang lainnya. Sementara itu, seorang penumpang pesawat yang mengamuk tersebut adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Berikut beberapa fakta WNI Mabuk dan Pukul Pramugara di Pesawat Turkish Airlines:

WNI tersebut berinisial MJJB (48). Pihak Lion Air Group pun membenarkan penumpang tersebut merupakan karyawannya. "Penumpang laki laki berinisial MJJB (48) adalah benar salah satu karyawan Lion Air Group."

Kemudian pihak Lion Air Group menjelaskan, saat itu, MJJB sedang tidak dalam perjalanan tugas. "Penumpang dimaksud (yang bersangkutan) sedang tidak dalam posisi bertugas kepentingan profesi dan perusahaan, dalam hal ini yang bersangkutan melakukan perjalanan untuk keperluan pribadi (masa cuti/on leave)," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima , Rabu (12/10/2022). Dengan kejadian tersebut, Lion Air Group sangat mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

"Mengenai insiden atau peristiwa yang terjadi, Lion Air Group menghormati upaya upaya penanganan yang sudah dan sedang dilakukan oleh pihak terkait dan berkepentingan. Diharapkan diselesaikan menurut pedoman ketentuan yang berlaku," jelasnya. "Lion Air Group mendukung instansi atau lembaga yang berwenang untuk mendalami dan menyelesaikan insiden tersebut," sambungnya. Danang menjelaskan, kejadian tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan pihaknya tidak mencampuri ke ranahh pribadi penumpang.

"Berkaitan tindakan yang dilakukan dari oknum menjadi tanggungjawab pribadi sebagai seorang penumpang," tulis Danang. "Lion Air Group meminta agar tidak melibatkan perusahaan (institusi Lion Air Group) yang bersifat tendensius, yang berdampak merugikan perusahaan,"tambahnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menjelaskan WNI sedang dalam keadaan mabuk saat memukul awak kabin pesawat.

"Penumpang WNI di pesawat Turkish Airlines yang mabuk kemudian memukul salah seorang crew/pramugara pesawat Turkish Airlines saat pesawat masih mengudara," kata Zulpan, Rabu (12/10/2022), diberitakan sebelumnya. Zulpan menjelaskan, awal dari insiden tersebut adalah ketika WNI tesebut saat diminta tertib oleh awak kabin tidak mau menurut. "Dugaan pelaku saat di pesawat diminta tertib oleh crew/ pramugara namun tidak mau akhirnya melakukan pemukulan kepada pramugara,"ungkap ZUlpan.

Saat penumpang WNI tersebut melakukan pemukulan kepada pramugara, memancing amarah penumpang lainnya. Setelah itu, penumpang lain memukul MJJB hingga terluka dan menyebabkan terjadinya kericuhan di pesawat Turkish Airlines. "Karena terjadi kegaduhan di atas pesawat kemudian pesawat Turkis Airlines menurunkan Penumpang WNI yang luka di Bandara Kualanamu (KMO), Medan,"jelasnya.

Kemudian pesawat Turkish Airlines melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno Hatta ) dan mendarat pada pukul 19.05 WIB. Zulpan mengatakan, MJJB menderita luka luka. Akibat luka luka yang dideritanya, MJJB menjalani perawatan medis.

"WNI yang diduga mabuk saat ini menjalani perawatan di Klinik kesehatan pelabuhan Kualanamu (KMO) dengan kondisi mengalami luka luka," kata Zulpan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *